Sabtu, 19 Desember 2015



AC atau DC yang berbahaya????

Hasil gambar untuk apa yang dimaksud arus ac

Apa yang dimaksud AC?

     Arus listrik AC (alternating current), merupakan listrik yang besarnya dan arah arusnya selalu berubah-ubah dan bolak-balik. Arus listrik AC akan membentuk suatu gelombang yang dinamakan dengan gelombang sinus atau lebih lengkapnya sinusoida. Di Indonesia sendiri listrik bolak-balik (AC) dipelihara dan berada dibawah naungan PLN, Indonesia menerapkan listrik bolak-balik dengan frekuensi 50Hz. Tegangan standar yang diterapkan di Indonesia untuk listrik bolak-balik 1 (satu) fasa adalah 220 volt. Tegangan dan frekuensi ini terdapat pada rumah anda, kecuali jika anda tidak berlangganan listrik PLN.


Apa yang dimaksud DC?


     Arus listrik DC (Direct current) merupakan arus listrik searah. Pada awalnya aliran arus pada listrik DC dikatakan mengalir dari ujung positif menuju ujung negatif. Semakin kesini pengamatan-pengamatan yang dilakukan oleh para ahli menunjukkan bahwa pada arus searah merupakan arus yang alirannya dari negatif (elektron) menuju kutub positif. Nah aliran-aliran ini menyebabkan timbulnya lubang-lubang bermuatan positif yang terlihat mengalir dari positif ke negatif.


     Jika kita bertanya lebih berbahaya mana, jawabannya tergantung dari besar kecilnya nilai dari tegangan, jika kita berbicara tegangan, maka kita juga berbicara arus, dimana nilai tegangan akan berbanding lurus dengan arus, artinya jika tegangan yang diberikan besar makaa arus yang terukur juga besar.

     listrik AC atau yang biasa disebut dengan alternating current atau arus bolak balik memiliki arus ataupun tegangan yang periodik terhadap fungsi waktu sehingga bisa berubah-ubah jadi suatu saat arus serta tegangan tersebut bisa naik dan bisa turun yah namanya juga arus bolak-balik, sementara listrik DC memiliki arus serta tegangan yang konstan jadi tidak bisa berubah-ubah.

hal inilah yang menyebabkan apabila tersengat listrik DC lebih membahayakan daripada tersengat listrik AC.

Sekian pembahasan mengenai arus AC dan DC, mohon maaf jika terdapat kesalahan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar